MAYBRAT, LUXEXORIENTE.COM – Dari Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Darah (DPRD) Kabupaten Maybrat telah menetapkan beberapa program prioritas termasuk Sekmen Jalan Raya Aifat Timur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) pada sidang paripurna yang berlangsung selama Senin – Selasa (28-29/09/2020)

“Mengingat anggaran kita yang terbatas untuk infrastruktur di wilayah Aifat Timur. Kebetulan kami bertiga, Saya (Sefnat Momao), Korneles Fatemyo dan Thomas Aitrem, satu keterwakilan dari Masyarakat Aifat Timur perlu sampaikan bahwa dalam pembahasan ruas jalan dari Kamundan – Aisa itu masuk dalam peningkatan menjadi 5 sekmen. Masing-masing sekmen itu satu-satu. Jadi total semua anggaran di 5 sekmen itu 5 miliar”, Ujar Anggota Fraksi Kedaulatan Rakyat Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Kabupaten Maybrat, Sefnat Momao, Selasa (29/09)

Menurut Politisi HANURA itu, 5 Sekmen itu ada diatas ruas jalan utama dari Kamundan sampai di Aisa, Aifat Timur yang berada dalam kondisi rusak, sehingga pemerintah perlu mengantisipasi kerawanan aktivitas masyarakat termasuk menjelang mudik Natal. Dari 5 Sekmen itu dikeluarkan 2 sekmen untuk Aifat Timur Jauh dari Wakom ke Ainesra dan dari Ayata ke Aifam. Sementara 3 sekmen tetap di jalur utama.

“Kami bertiga, satu keterwakilan dari Aifat Timur mengapresiasi Bapak Bupati dan Jajaranya serta Ketua dan Anggota Dewan yang sudah bekerja maksimal untuk mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat kami, Aifat Timur maupun diwilayah lain di Maybrat”, apresiasi Sefnat Momao bersama duo koleganya.

Sefnat meminta semua masyarakat untuk mendukung program kebijakan yang akan dibangun di Aifat Timur Raya. Mengingat APBD-P sangat terbatas, Kita akan terus memperjuangkan di APBD Induk 2021. Kami juga sudah menyampaikan surat Permohonan Bupati ke Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan dan Jembatan Wilayah VIII Provinsi Papua Barat di Manokwari akan melanjutkan pekerjaan mulai dari susumuk sampai di Weriagar, Perbatasan Bintuni yang dimulai tahun 2021 dengan APBN.

“Terkait infrastruktur menjadi suatu kebutuhan yang memang sangat mendasar. Kami bertiga sudah berjuang melakukan diplomasi di tingkatan dewan telah mendapat perhatian dari teman-teman di 5 Fraksi di DPRD terutama Pimpinan dan juga dari eksekutif. Mari kita pelang-pelang, kita mendayung satu dua tanjung pasti terlewatkan.”, ungkap Anggota Fraksi Kedaulatan Rakyat Partai Gerindra, Korneles Fatemyo

Politisi Partai Gerindra Dapil I Aifat itu menuturkan bahwa kedepan APBD 2021 selain untuk Infrastruktur jalan, program-program lain tetap kami kawal baik dari segi pemberdayaan, kesejahteraan masyarakat, termasuk penyelesain masalah tapal batas maupun dari sisi rohani atau gereja, harus disiapkan anggaran untuk sarana ibadah bagi umat di Aifat Timur Raya.

“Kami sudah tekat bulat akan mendukung kebijakan pemerintah yang telah maupun di periode sisa ini bersama eksekutif memperhatikan akses-akses pembangunan, kebutuhan dan kepentingan masyarakat Aifat Timur Raya pada umumnya”. Sambung Anggota Frasksi Gokar Kabupaten Maybrat, Thomas Yoris Aitrem, Selasa (29/09).

Politisi Senior dua Periode Partai Golkar dari Dapil I Aifat menegaskan bahwa kami siap mengawal seluruh kebijakan pembangunan untuk Wilayah Aifat Timur Raya baik itu infrastruktur dasar jalan, pendidikan dan kesehatan maupun tes CPNS. Apaun di wilayah Aifat Timur kami bertiga tetap sepakat untuk kawal.

“Maka kami bertiga menyarankan agar tidak boleh ada perbedaan-perbedaan diantara kita baik itu Pemerintah Distrik, Kampung, Intelektual maupun ade-ade mahasiswa/i Ayosami Se-Nusantara. Mari sama-sama mendorong kami bertiga selaku keterwakilan Anggota Dewan dari Aifat Timur maupun pejabat eksekutif anak asli kita dari Aifat Timur yang telah dipercayakan berada di pemerintahan ini”, saran Anggota DPRD Fraksi Partai Golkar Kabupaten Maybrat

Menurut Thomas Aitrem kebijakan pembangunan dalam APBD Perubahan untuk Aifat Timur Raya tidak merata, hanya untuk prioritas peningkatan jalan utama, selain dari itu akan diakomodir dan didorong ke APBD Induk 2021 dan Balai Besar yang akan melanjutkan pekerjaan jalan Susumuk – Weriagar dengan APBN.

“Mari kiat sama-sama mendukung kebijakan yang ada dan menjaga dari segi keamanan agar pembangunan diarahkan untuk kepentingan kita semua. Hindari semua hal-hal yang selama ini terjadi seperti palang memalang atau yang menghalangi pekerjaan maupun proyek yang masuk, diharapkan untuk dihindari”, Tutup Thom, sapaan akrap Anggota DPRD Fraksi Golkar Kab. Maybrat.

Penulis : Yosak Momao
Editor : MA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *