MAYBRAT, LUXEXORIENTE.COM – Legislatif bersama Eksekutif telah membahas dan menetapkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Maybrat Tahun Anggaran 2020 yang berlangsung selama Senin – Selasa (28-29/09/20) di Aula Lantai 2 Gedung DPRD Kabupaten Maybrat.

Sidang ini berdasarkan hasil evaluasi LKPJ Bupati Tahun 2019 yang merujuk pada rekomendasi laporan hasil pemeriksaan keuangan tentang Keuangan Daerah Kabupaten Maybrat kemudian menjadi rujukan dalam pembahasan dan Penetapan Program Prioritas dalam APBD-Perubahan. Hal itu mengacu pada Permendagri No. 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan baik APBD-P maupun APBD Induk Tahun 2021.

Kepada Media ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maybrat, Jhoni Way, S.Hut, M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengikuti sidang ini dan ada beberapa hal yang menjadi prioritas perhatian serius dalam APBD- Perubahan.

“Yang menjadi Prioritas yaitu Pembangunan Kantor Bupati di Kumurkek, Ibu Kota Kabupaten Maybrat ditargetkan selesai Agustus 2021. Prioritas yang berikut Tapal Batas Kabupaten Maybrat dengan Kabupaten Sorong Selatan dan Teluk Bintuni yang menjadi prioritas harus diselesaikan”, Pungkas Jhoni Way, Sekda Maybrat yang baru dilantik dua Minggu Lalu itu.

Ia (Sekda Maybrat) melanjutkan prioritas berikutnya adalah infrastruktur perkantoran segera dibangun dan dilengkapi agar semua Aparatur Sipil Negara (ASN) ada di Kabupaten Maybrat dan berkator di sini. Selain itu, CPNS juga menjadi sorotan dan perhatian serius karena kami sudah terima formasi tahun 2018 dan juga kita dorong anggaran untuk formasi 2019 dan 2020. Kemudian jabatan-jabatan yang masih Pelaksana Tugas diprioritas untuk anggarannya disiapkan sehingga itu ditetapkan menjadi Pejabat definitif.

“Anggaran yang ditetapakn dalam APBD-P kurang lebih 120 Miliar yang akan diprioritas untuk pembangunan dalam 3 bulan ini (Oktober – Desember 2020). Sebentar lagi sudah Oktober dilakukan Pembahasan APBD Induk Tahun 2021. Kegiatan yang tidak terakomodir dalam APBD Induk Maupun Perubahan 2020 dibawa ke APBD 2021 termasuk pandangan-pandangan dari masing-masing Fraksi Partai”, Ungkap Sekda Kabupaten Maybrat.

Disela-sela jumpa pers, Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Ferinando Solossa, S.E menambahkan bahwa kurang lebih 120 miliar anggaran telah direalisasikan untuk beberapa skala prioritas termasuk infrastruktur Pemerintahan Ibu Kota untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, mendukung proses rekrutmen pemberkasan CPNS formasi 2018 dan juga mendorong anggaran untuk CPNS formasi 2019 dan 2020, dan juga pemondokan asrama Mahasiswa serta melanjutkan pembangunan asrama belum selesai sesuai progres.

“Terkait dengan pemondokan dan berapa asrama yang telah dibangun progresnya baru mencapai 30 % seperti Kota Studi Manokwari dan Jayapura. Semua kegiatan tidak bisa diakomodir karena harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan dalam skala prioritas yang telah direalisasikan. Dukungan dari kami Dewan kepada pihak Eksekutif sudah terlaksana secara khusus di Pemondokan”, Kata Ferinando Solossa.

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Pemondokan Asrama itu ada dua yakni yang dibangun fisik dan yang dikontrak diberbagai kota studi di Indonesia. Ditambah dengan kota studi Manado yang sama sekali tidak dilakukan kontrak dari awal, itu menjadi atensi kami pimpinan-anggota dewan dan sudah direspon oleh pihak eksekutif dan penganggarannya akan dialokasikan.

“Kami sudah merekomendasikan ini, harus dibangun dan diperpanjang. Namun kami akan evaluasi terkait proses kontrak yang dilakukan. Kontrak maupun dibangun harus jelas sehingga jangan menimbulkan persepsi negatif yang menimbulkan kesan dari ade-ade mahasiswa kita bahwa pemerintah daerah itu tidak responsif atau tidak peka terhadap keberadaan ade-ade kita yang mengikuti pendidikan diberbagai kota studi yang ada di nusantara ini”, Ujar Nando, Sapaan akrab Ketua DPRD Kabupaten Maybrat.

Walaupun tidak termasuk skala prioritas dalam ABPD Perubahan Tahuan Anggaran 2020, Pemerintah Kabupaten Maybrat tetap memusatkan perhatiannya terhadap pembangunan Infrastruktur Jalan Raya bagi Masyarakat dibeberapa wilayah dengan kondisi Jalan Rusak dan harus diatasi.

Dalam Pembahasan dan Penetapan APBD-Perubahan Tahun Anggaran 2020, Pihak Eksekutif bersama legislatif Kabupaten Maybrat telah mantapkan segmen Jalan Mare, Aifat timur dan Ayawasi-Mosun yang akan dibangun dalam tiga bulan terkahir tahun 2020.

Reporter : Yosak Momao
Editor : MA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *