JAYAPURA, LUXEXORIENTE.COM – Salah satu Pemud asal Papua yang juga merupakan mantan Ketua PMKRI Cabang Jayapura 2017-2019 tersebut yang selalu Konsen memberikan kritik terhadap pembangunan di tanah Papua meminta Gubernur harus waspada terhadap pembisiknya, karena hal tersebut akan mengakibatkan kebijakan Pembangunan di tanah Papua akan tidak stabil.

Mananggapi polemik pergantian pejabat di lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua termasuk Direktur RSUD Dok II Jayapura membuat publik kembali kaget akan kebijakan tersebut. Sosok Drg. Aloysius Giyai memiliki rekam jejak yang sangat baik pada bidang kesehatan telah dicopot tanpa indikator yang jelas.

“Yang mampu menterjemahkan Visi dan Misi Gubernur Papua pada bidang kesehatan selama ini berjalan hanya Dokter Aloysius Giyai, banyak keberhasilan yang masyarakat Papua rasakan terutama dibidang kesehatan”. Kata Beni.

RSUD Dok II Jayapura itu dulu sarang nyamuk terlalu banyak, tidak ada air, pasien menderita dengan udara Kotor, bau sampah dimana-mana. Sekarang perlahan-lahan mulai dibenahi tertuma bentuk fisik gedung yang bagus, air lancar bahkan lingkungan yang bersi. Pembenahan kualitas SDM di RSUD Dok II Jayapura sudah mulai terlihat, pelayanan sudah baik. Pertanyaan apa indikator pergantian Dokter Aloysius Giyai?.

Kami hanya khawatir para Gubernur kecil-kecil yang kejar kepentingan ikut manfaatkan Gubernur Papua menghancurkan kebijakan pelayanan Pemerintahan macet. Dan berpeluang membuat kegagalan Gubernur dalam mengupaya merealisasi visi dan Misi pembangunan di periode kedua ini.

Oleh karena itu, sebagai pemuda Dan Aktivis Papua, tidak perlu kami uraikan apa saja indikator Dokter Aloysius Giyai biarkah rakyat Papua dan Tuhan yang mengetahui Dan menilai semua. Kami hanya kesal dengan sekelompok orang di belakang Gubernur Papua, perlu ketahui kebijakan yang salah akan mengakibatkan pelayanan yang buruk pangkas Beny.

Perlu perhatikan secara baik para pembisik karena emosional mereka buat, membisik Bapak Gubernur untuk mengambil keputusan tanpa memperhatikan secara baik akan mengakibatkan pelayanan buruk dan kesan kurang baik bagi sahabat Bapak selama ini.

Kami juga Minta siapapun dia hentikan untuk manfaatkan situasi Papua saat ini lagi kurang stabil mulai dari carut marutnya Sekda, Wagub, dan Bapak Gubernur sendiri dalam proses pemulihan dari kesakitan. Serta persoalan sosial lain, Mari jaga Papua dengan cara baik, kawal Gubernur berikan pemikiran yang kontribusi, solutis dan tepat agar proses kebijakan pelayanan berjalan secara efektif,tutup Beny.

 

Penulis : BE

Editor    : MA

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *