MAYBRAT, LUXEXORIENTE.COM – Pelajar dan Mahasiswa/I Bori Se-Sorong Raya melakukan diskusi internal di dalam ikatannya dengan Agenda membangkitkan pendidikan di Bori Raya pada hari Senin 28 September 2020 WIT.
Salah satu harapan mereka adalah pembangunan gedung SD YPPK Santa Monika Bori haruslah selayak mungkin oleh Dinas Pendidikan dan Pemda Kabupaten Maybrat.
Sekretaris ikatan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa/i Bori Se-Sorong Raya Manfred kosamah menyampaikan harapannya seperti berikut ini:
“Kami Re-Generasi Muda/i Bori Raya Mengharapkan agar Bapak Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan  Kabupaten Maybrat segera membangun fasilitas sekolah berupa  yang layak bagi kami generasi muda Maybrat ke depan, karena kamilah yang akan meneruskan estafet kepemimpinan  dimasa yg akan datang di Kabupaten Maybrat”.
Selanjutnya manfret menuturkan bahwa “Hal  Inilah kelurangan sarana  Yang Membuat serta mematikan  pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM)  Di wilayah  Bori Raya karena perlengkapan Sekolah yang tidak lengkap serta tidak diperhatikan penuh oleh kepala dinas pendidikan Kabupaten Maybrat”.
Selanjutnya bapak   Karel Saa selaku kepala sekolah  SD YPPK St. Monika Bori  terkait berpesan agar pemda Maybrat dalam hal ini Dinas Pendidikan haruslah turun langsung ke lapangan dan melihat realita, supaya pemda merenofasi dan membangun sd kami agar anak murid bisa belajar dengan layak,aman dan nyaman. Tegasnya.
Pemerintah Mabupaten Maybrat – Provinsi Papua Barat dalam hal ini Dinas Pendidikan bisa dikatakan gagal dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Distrik Aifat terlebih khususnya bagi kami Generasi muda/i dan masyarakat di kampung Bori Raya.
Sesuai dengan hasil diskusi serta dokumentasi kami di SD Yppk St.Monika Bori yang suda tertera di bawah ini telah membawa bukti yang memperkuat kami masyarakat 4(empat) kampung Bori,Bori Timur,Raha, dan Irata untuk bisa menghadap dan melaporkan ke  Pemerintah Kabupaten Maybat saat ini karena Kepala Dinas Pendidikan telah menutup telinga dan matanya untuk melihat kami masyarakat Bori Raya.
Sekolah kami ini hadir semenjak  pemerintahan Kabupaten Sorong Selatan pada tahun 2005 sebelum adanya Pemerintah Maybrat sehingga dilakukan perubahan masuk kab maybrat maka tanggung jawab penuh di kasih kepada pemda maybrat.
Disini, kami masyarakat menyesali bahwa dimanakah pemerintah kabupaten maybrat yang saat ini. Apakah telinga dan mata mereka ada di mobil mewah, Kursi roda,ataukah didalam mobil dengan kaca gelap sehingga tidak mendengar maupun aspirasi masyarakat kecil di Bori raya dalam hal ini Pembangunan SD kami.
Dimanakah nasip Generasi muda/i kami kedepannya maka Kami 4(empat)kampung BOri,BORI TIMUR,RAHA,IRATA meminta kepada pemerintah kabupaten maybrat agar samakan sekolah kami sama dengan sekolah – sekolah yang ada di wilayah Maybrat Lainnya.
Cukuplah sudah Generasi muda/i kami menghirup debu, duduk di lantai dan kena hujan dan panas lalu belajar.
jaganlah hanya ada momen-momen untuk mendapatkan keuangan barulah datang membuat muka munafik kepada masyarakat kami,  Janganlah datang dengan memberikan janji palsu kepada kami masyarakat dan cukup lah sudah buat kami saja dan janganlah kepada generasi muda /i kami lagi.
Ini yang dikatakan
Datanglah kesusahan laku merakyat
Jika datangnya kesenangan lalu dirakyatkan.
Stop_tipu_tipu_kami_Rakyat_kecil
sehingga_anak_anak_kami_yang
korban_penipuan, pungkas  manfred.
Cibat Fraren

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *