MAYBRAT, LUXEXORIENTE.COM – Untuk Meningkatkan  Kerja pansus tapal batas dalam mencapai tujuan utama yaitu ditetapkanya peta wilayah batas, Kabupaten Maybrat-Bintuni, Maybrat-Sorong dan Maybrat-Sorong selatan, maka Pansus Tapal Batas DPRD Kabupaten Maybrat menggelar rapat terbatas bersama pihak eksekutif Kabupaten Maybrat guna membagikan informasi dan data yang dimiliki oleh pihak Pemda kepada pihak Legislative dalam hal ini Pansus Tapal Batas sebagai bahan acuan dalam bekerja secara baik dan menyeluruh untuk mencapai hasil terbaik.

Rapat penyamaan Persepsi digelar pada,17 September 2020,pukul 11.00-14.00.WIT  bertempat di Aula Rapat, Kantor DPRD Kabupaten Maybrat. dalam rapat tersebut mewakili pihak eksekutive dihadiri oleh,Sekretaris Daerah Kabupaten Maybrat Jhonya.WA.S.Hut, Asisten Satu, Engebertus Turot S.Per, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Maybrat Irene Sahetapi, Kepala Bagian Pemerintahan Kampung Frengky Jitmau dan Staf Khusus Bupati Drs.Agustinus Saa.M.si.

Ketua Pansus Iginasius Baru dalam arahannya mengatakan Pansus tapal Batas di bentuk untk mendorong Pemda Kab.Maybrat segera bersama Pansus bekerja sama untuk menyelesaikan persoalan di wilayah perbatasan terutama satu kewilayahaan di wilayah tapal batas, Kita juga punya harapan agar pemda Kabupaten Maybrat harus fokus menyelesaikan wilayah batas. Kita tahu bahwa wilayah perbatasan Kabupaten tetangga terlihat sudah mencaplok wilayah kita masuk ke Kabupatennya, berdasarkan itu maka perlu dilakukan komunikasi dan kordinasi bersama instansi terkait dan DPRD Kabupaten Maybrat agar persoalan pembangunan dapat diatasi, tandasnya

Anggota Pansus Tapal Batas Agustinus Tenau,S.Sos, M.Si mengatakan bahwa Pansus tapal Batas ini memiliki kerja ganda selain ikut bekerja menyelesaikan wilayah Perbatasan skala Proritas dan mendata permasalahan pembangunan yang dihadapi oleh Masyarakat di Wilayah Perbatasan, apakah itu jalan yang rusak, Jembatan, Perumahan, Air bersih serta berbagai aspirasi lainnya direkomendasikan untuk diperjuangkan ataupun juga Pansus menyampaikan ke pihak eksekutif segera mengambil kebijakan strategis mengatasi permasalahan pembangunan yang dialami oleh Masyarakat.

Selain itu Sepnat Momao mengatakan Wilayah perbatasan Aifat Timur -Bintuni memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah perlu memperoleh perhatian serius dari Pemda Kabupaten Maybrat dalam hal wilayah perbatasan sampai saat belum jelas wilayah batasannya,Ia berharap pansus Tapal Batas bersama Pemerintah Kabupaten Maybrat bekerja keras untuk memastikan status perbatasan sebagai mana sesuai UU yang berlaku,

Nebrianus Kambuaya menjelaskan Wilayah Aitinyo sebagian sudah masuk di Kabupaten Sorong Selatan,sebagian lagi dari wilayah Aitinyo  akan bergabung dengan Kabupaten Sor Selatan karena masyarakatnya menghendakinya sebab selama ini Pemda Kabupaten Maybrat tidak serius menyelesaikan Tapal Batas  wilayah Maybrat-Sorong Selatan.

Matius Basna menjelaskan Wilayah Temsos dan Mare berbatasan langsung dengan Kabupaten Sorong. Masyarakat yang mendiami wilayah ini sampai saat ini belum disentuh dengan baik terutama pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan serta ada ketidak adilan masih saja terjadi menyebabkan kecemburuan hingga masyarakat sebagian sudah memekarkan diri untuk bergabung dengan Kabupaten Sorong untuk itu perlu ada kebijakan khusus di wilayah Mare dan Temel Sosian,(Distrik Ayamaru Jaya).

Dalam arahan Sekretaris Daerah Kabupaten Maybrat mengatakan Wilayah perbatasan sangat penting untuk segera dilakukan komunikasi secara kontinu bersama masyarakatnya untuk memastikan patok perbatasannya, lanjut Sekda,Pemerintah tetap mendukung kerja Pansus Tapal Batas secara berkesinambungan untuk memperoleh data awal bersama masyarakat agar segera diselesaikan,apakah kebijakan pembangunan diberbagai aspek yang selama ini belum menyentuh akan segera diperhatikan, Bupati Kabupaten Maybrat sangat serius mendukung penyelesaian wilayah perbatasan, tambahnya.

Staf Khusus Bupati Kab Maybrat Agustinus Saa, M.Si mengatakan wilayah Perbatasan Maybrat-Tambrauw sudah diselesaikan hanya Wilayah Maybrat-Bintuni, Maybrat -Sorong Selatan serta Maybrat – Sorong yang belum di selesaikan sehingga pihak Eksetive dan Legislative harus bekerja sama untuk menyelesaikan persoalan tapal batas tersebut.

Sekretaris Dinas PU Kabupaten Maybrat mengatakan prinsipnya siap mendukung rekomendasi pansus apa bila ada permasalahan yang berhubungan dengan Dinas Pekerjaan Umum.

Pansus Tapal Batas Kab.Maybrat terdiri dari : Ketua.Iginasius Baru,Wakil Ketua.Naftali Kambu,Anggota ,Agustinus Tenau,Matias Basna,Thomas Aitrem,Corneles Fatemiyo,Nebrianus Kambuaya,Septinus Momao,Alex Brin dan Sebastian Bame. (Vintas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *