KAIMANA,  LUXEXORIENTE. COM – Tim Panitia Khusus ( Pansus) Pemilihan Umum Kepala Daerah DPRD Kabupaten Kaimana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dengan kesiapan menjelang tanggal 9 Desember.

Dalam rapat tersebut dihadiri ketua KPUD Kristian Maturbongs didampingi 2 anggota KPUD yaitu Candra Kirana dan Talib Fidmatan. Ketua Bawaslu di wakili oleh Hasan Siwasiwan, kepala Disdukcapil Kabupaten Kaimana, Dan Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Kaimana. Dalam RDP tersebut dipimpin langsung oleh ketua Pansus Frans Amerbay.

RDP diselenggarakan menurut Frans hanya untuk memastikan bahwa pilkada tahun ini berjalan aman dan lancar tanpa ada hambatan.

Dalam pembahasan tersebut ada beberapa hal yang menjadi sorotan pansus pilkada yakni Data pemilih ganda, pemilih yang belum ada nama dalam DPT, surat suara yang kelebihan di satu TPS, penetapan TPS terutama di kampung-kampung, pemilih yang memiliki nama di dua TPS dan waktu penyaluran logistik ke masing-masing TPS.

” Kami berharap beberapa segala permasalahan yang dibahas di dalam RDP menjadi perhatian oleh KPUD selaku penyelenggara pemilihan kepala daerah” pungkas Frans.

Sementara itu, untuk Bawaslu Kaimana diharapkan oleh tim Pansus untuk tetap melakukan tugas pengawasan dengan baik. Terutama bagi mereka yang dianjurkan untuk tetap netral, seperti ASN, TNI, Polri, KPU dan Bawaslu dan jajarannya.

Frans menghimbau kepada KPUD dan Bawaslu Kaimana dalam menyelenggarakan pesta demokrasi diharapkan untuk memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan di TPS.

” Pemilihan di masa pandemi diharapkan oleh kami adalah dapat memperhatikan dan menerapkan protokoler kesehatan. Untuk itu, sebelum hendak memilih pastikan KPPS dan PTPS di Rapid terlebih dahulu.” Tutup Frans.

 

Pewarta: AR

Editor: MA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *