JAYAPURA, LUXEXORIENTE.COM – Pufat (putra Aifat) adalah salah satu nama tim olahraga dari wilayah Aifat, Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat yang biasanya  digunakan sebagai nama tim olahraga  baik itu sepak bola, bola basket, maupun bola voli. Nama besar tim kebangaan orang Aifat itu, kini menjadi salah satu tujuan untuk  menjalin kebersamaan orang Aifat di manapun mereka berada.

Demikian juga di kota Jayapura Propnsi Papua , nama tim PUFAT ini juga diikut sertakan  dalam turnamet-trunamet yang kecil maupun bergengsi yang diselenggrakan di Kota Jayapura, meskipun hanya salah satu jenis olahraga saja yaitu bola Basket. Namun hampir dalam 10 tahun terakir ini nama tim PUFAT  basket di Kota Jayapura  mulai meredup  karena tidak ikut serta dalam turnamen dalam hal ini bola basket ,walapun demikian ,kecintaan tim orang Aifat ini selalu ada.

Untuk mengangkat kembali nama besar PUFAT di Kota Jayapura ,Simon P Bame sebagai manejer  dengan Inisiatif sendirinya bersama ade-ade Mahasiswa asal Aifat di kota study Jayapura mencoba untuk ikut dalama turnamen futsal yang diselenggarakan oleh Karbi. Meskpun baru pertama tim Pufat untuk sepak bola futsal dari sebelumnya di kenal hanya  Basket .

Keikut sertaan PUFAT dalam turnamen bola futsal  Oleh karbi kemarin jumat 30/10/2020 di Jayapura sempat kalah dari tim lawan Koteka FC  dengan skor 9-7. Hal ini tidak membuat kecewa  Simon P Bame (manajer ) dan Nikson Baru (pelatih )  bersama supporter Pufat ,melainkan  memicu andrenalin mereka untuk lebih semangat dalam  turnamen yang berikutnya. Karena  menuruntya tim Pufat untuk fustsal ini baru dibentuk dan ikut dalam turnamen ini. Demikian juga para pemain yang mayoritas mahasiwa Aifat kota study Jayapura  ini pun tidak merasa kecewa karena ini baru  pertama  main dalam tim ,selain itu juga ,untuk membangun kekompakan serta semangat  ke depan  untuk turnamen berikutnya kata salah satu pemain Emiel Kosho .

Di kesempatan yang sama Pelatih Pufat, Nikson Baru yang penuh dengan semangat  dalam mendampingi tim dari Pufat ini dengan merasa bangga, ia mengatakan bahwa   usaha pemain sudah maksimal  namun ke depan di tingkatkan lagi,  kata coach Nikson ,bahwa akan berusaha mencari pemain pontensial asal Aifat yang berada di kota Jayapura atau sekitarnya untuk ikut bergabung memperkuat   tim ini, karena menurutnya banyak pemain asal Aifat yang notabene mahasiwa yang punya bakat  agar direkrut masuk untuk tim Pufat futsal.

Mengenai sponsor tim sepak bola futsal Pufat ,sejauh ini kata manajer (Simon P Bame) dia melakukan dengan biaya pribadi, namun besar  harapannya terutama kepada senior orang Aifat di Kota Jayapura agar bersama memberi  dukungan baik itu materi maupun non materi agar tim ini  tetap berjalan. Demikian juga para simpatisan, dukungan mereka juga sangat dibutuhkan.

Manajer   yang juga adalah mantan ketua presidium PMKRI cabang Jayapura ini dalam kesempatan yang sama ia pun menyinggung juga mengenai salah satu ikatan KMA (Keluarga Mahasiswa Aifat) jayapura yang sudah lama di bentuk namun proses organisasinya tidak berjalan berapa tahun terakir ini, besar harapanya KMA ini di Aktifkan kembali agar proses  kadersisasi berjalan dan tujuan lain  juga menjadi wadah mengikat tali persaudaran orang Aifat di kota jayapura.Sehingga ada momen-monen tertentu di jayapura  kita orang Aifat juga ikut berpatisipasi .Misalnya dalam dunia olahraga  futsal ini atau juga pentas budaya ,serta acara/kegiatan di Kota Jayapura kita orang Aifat juga ikut dan mengambil bagian di sini ,”Pintanya.

Pewarta : A.B

Editor : MA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *