MAYBRAT, LUXEXORIENTE.COM-Anggota DPRD Provinsi Papua Barat Karel Murafer, SH. MA gelar reses ketiga di Kampung Yarat,Distrik Aifat Utara, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat pada hari Rabu 11 November 2020.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penyerapan aspirasi serta peninjauan kebutuhan pokok dan prioritas dari masyarakat untuk menjadi input disidang Legislatif Provinsi Papua Barat Pada tahun anggaran 2021 di Manokwari nanti.

Dalam kegiatan ini hadir Karel Murafer, SH. MA, atau biasa disapa KM juga mengikut sertakan salah satu kader terbaik partai demokrat kabupaten Maybrat Sebastianus Bame, S.IP yang kini  duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Kabupaten Maybrat periode 2019-2024,di hadapan masyarakat  Maybrat di Kampung Yarat dan juga sejumlah tokoh masyarakat serta para intelektual asal kampung tersebut.

Di hadapan masyarakat  KM memaparkan  tujuan utama reses  DPRD Papua Barat, diantaranya adalah terkait dengan anggaran yang diturunkan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat  sebagaimana  dalam bentuk pembangunan infrastruktur umum seperti pembangunan ruas – ruas jalan trans penghubung Konja- Mare sampai Kabupaten Sorong,  bantuan dana hibah yang dialokasikan untuk pembangunan  gedung gereja – gereja diseluruh Maybrat, dan juga  KM melakukan monitoring  sejauh mana perkembangan program pembangunan Pemprov Papua Barat di daerah Aifat Raya. kata KM yang di temui media ini seusai rapat kegitan reses tersebut di panggung bebas kampung yarat.

Dalam rapat reses tersebut banyak masyarakat menyampaikan keluhan dan penderitaan mereka terkait situasi dan kondisi yang dialami oleh masyarakat setempat, terkait infrastruktur umum, seperti jalan raya, air bersih maupun   pembangunan gereja – gereja yang tidak di perhatikan baik baik oleh pemerintah pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.

Lanjut KM bahwa ada beberapa perseentase  anggaran APB Pemprov yang dibantu oleh pemerintah provinsi, seperti bantuan dana pembangunan gedung gerja, harap supaya buat laporan pertanggung jawaban secara baik-baik supaya proses bantuan dari Pemerintah provinsi bisa terus berjalan dan di bantu dananya untuk pembangunan gereja kedepanya.

KM Juga mengatakan bahwa kegiatan reses ini juga dapat menampung semua asprirasi dari masyarakat dan akan di perjuangkan  melalui muserbang Pemerintah Provinsi dan akan di pilahkan lagi, program mana yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi dan yang mana yang menjadi kewenangan pemerintah daerah  kabupaten.

 

Pewarta: Cibat Fraren

Editor : MA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *