MAYBRAT, LUXEXORIENTE.COM –.Merujuk pada SK  DPRD Kabupaten Maybrat  No.01/PIM-DPRD/MBT/VII/2020 tentang Pembentukan Pansus Pengadaan Barang dan Jasa dan berdasarkan UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,UU No.17 tentang MPR,DPR,DPD dn DPRD,PP No.12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tatib serta PP No.16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa, maka DPRD Kabupaten Maybrat  selenggarakan rapat untuk membahas kegiatan dan Jadwal kegiatan pansus pengadaan Barang dan Jasa dalam rapat yang digelar pada 15/09/2020,pukul 11.00 WIT di Kantor DPRD Kabupaten Maybrat.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Pansus Jufri Kambuaya.S.Hut dihadiri oleh para anggota pansus lainya yang terdiri dari Fernando Sollosa,SE, Nehemia Isir.SE.MM, Naftali Kambu,SH, Sebastian Bame,SIP dan Thomas Aitrem.

Ketua Pansus Jufri Kambuaya,SE mengatakan bahwa tujuan dibentuknya pansus ini untuk melakukan pengawasan langsung terhadap sejumlah kegiatan pemerintah Kabupaten Maybrat sudah berlangsung namun adanya indikasi pekerjaan fisik maupun non fisik belum dikerjakan secara maksimal, pansus dapat turun langsung lapangan mengambil data terkait pekerjaan yang sudah di kerjakan, apakah berjalan sesuai dengan kontrak yang ditetapkan atau ada persoal sehingga temuan di lapangan akan menjadi sumber data dalam melakukan klarifikasi terhadap OPD

Pansus  juga akan memantau proses tender pekerjan apakah sudah sesuai prosedurnya atau ada unsur KKN, karena di Kabupaten Maybrat pekerjaan fisik dan non fisik kita tidak lihat nampak dikerjakan dengan baik hal ini juga akan menambah permasalahan pembangunan di Kabupaten Maybrat dampaknya kesejahteraan rakyat tidak terwujud. Pansus pengadaan Barang dan Jasa di bentuk tergerak ikut mendorong kemajuan pembangunan ungkap Jefri

Sedangkan anggota pansus lainya Fernando Sollosa,SE menjelaskan bahwa pansus ini tidak berniat mencari kesalahan OPD tetapi lebih mengutamakan pengawasan terhadap Kinerja OPD dalam rangka mendukung Visi dn Misi Bupati Kabupaten Maybrat.

Kami melihat banyak persoalan terutama terkait pekerjan fisik dan non fisik juga proses tender serta adanya pungutan liar sedang terjadi Kabupaten Maybrat oleh karenanya kami berupaya semaksimal mungkin untuk  bekerja secara independen menemukan permasalahannya untuk selanjutnya direkomendasikan guna dilakukan perubahan menuju kearah yang lebih baik tandasnya. (Vintas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *