KAIMANA, LUXEXORIENTE. COM – Sampai saat ini belum ada regulasi dari KPU RI terkait dengan pemilih yang terinfeksi covid 19. Sehingga hal ini membuat KPUD kaimana semakin kesulitan merealisasikan bagi pasien covid 19.

Hal ini diungkapkan oleh devisi program dan data Candra Kirana Komisioner KPUD Kaimana, Senin (23/11/2020).

” Untuk regulasi belum ada, pernah juga di singgung oleh Ketua Bawaslu Kaimana tentang hal ini. Kami kendalanya terkait dengan identitas pasien covid 19 yang sekarang ini di rawat di ruang isolasi. Kemungkinan akan kami gunakan kotak suara di TPS terdekat.” Ungkap Candra.

Hingga saat ini lanjut Kirana bahwa regulasi rekait teknis pelaksanaan bagi pasien covid 19 belum di keluarkan hal ini membuat KPUD kesulitan memberikan gambaran.

Di gambarkan komisioner bahwa untuk pasien yang sakit akan diperlakukan secara khusus, akan tetapi untuk pasien covid 19 sehingga dampi saat ini belum ada petunjuk teknis. ” Kalau untuk pasien yang sakit akan kami berlakukan khusus namun karena ini berkaitan dengan covid, tapi belum ada regulasinya.” Tambah dia.

Dikatakan bahwa pihaknya hingga saat ini masih menunggu petunjuk selanjutnya terkait debg pemilih yang terinfeksi covid 19.

” Intinya kami masih menunggu teknis pelaksanaannya bagi pasien covid 19 tetapi akan diberlakukan khusus karena mereka juga memiliki hak memilih. Sama hal dengan masyarakat yang memilih di TPS jika di ukur suhu badannya tinggi akan di berlakukan khusus dan di sediakan tempat memilih yang berbeda.” Terang Candra.

Jika di TPS nantinya ada masyarakat yang di temukan suhu badannya tinggi maka secara otomatis KPPS akan memindahkan ke bilik suara khusus.

Menjelang Tanggal Pemilihan, KPUD ungkap APD Masih Sangat kurang.

Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Kaimana mengungkapkan bahwa menjelang tanggal pemilihan umum 9 Desember KPUD masih banyak mengalami kekurangan terutama kelengkapan peralatan covid 19.

Hal ini diungkapkan oleh Komisioner Devisi Program dan data Candra Kirana saat di temui di Kantor KPUD, Sabtu (21/11/2020).

” Sampai saat ini APD Kami masih kurang. Rencananya 7 anggota KPPS pakai APD karena kurang dan juga panas sehingga kami sarankan untuk satu saja yang memakai APD.” Pungkas Candra.

Diungkapkan oleh Candra bahwa selain ApD yang kurang ada beberapa alt kelengkapan seperti Termogan, tangki pencuci tangan, dan sejumlah perlengkapan pencegahan covid yang masih kurang. ” Tangki cuci tangan masih kurang, termogan juga kurang, dan alat kelengkapan lainnya yang masih belum mencukupi” jelas Candra.

Kirana menjelaskan bahwa pemilihan kali ini protokoler kesehatan akan di terapkan dengan sebaik mungkin sehingga pemilihan berjalan dengan baik.

” Kami tetap akan memperhatikan protokol kesehatan, agar pemilihan di tengah pandemi covid 19 dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Kami berharap pada tanggal 9 Desember nntinya perlengkapan Covid 19 sudah lengakap terutama termogan dan alat pencuci tangan dan APD.” Tutup Candra.

Pewarta: AR

Editor : MA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *