KAIMANA, LUXEXORIENTE.COM – Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat kabupaten Kaimana turut memprihatinkan. Pasalnya ada sejumlah laporan bahwa bantuan yang disalurkan oleh sejumlah OPD diperuntukan sesuai bahkan ada penerima bansos yang telah menerima dua kali dan bahkan ada yang tidak pernah dapat sama sekali.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kaimana Irsan Lie usai mengadakan rapat bersama pemerintah daerah dalam membahas dana Refocusing tahun 2021, Rabu (8/9/2021).

” Ada laporan masyarakat bansos yang disalurkan kurang efesian bahkan ada penerima bansos yang mengalami pendoblean. Ada yang juga tidak pernah menerima Bansos sama sekali baik yang dikeluarkan oleh PTSP, Dinas Sosial, maupun Dinas Perindakop” ungkap Irsan.

Permasalahan tersebut disebabkan bahwa tidak adanya data yang valid pada saat penyaluran bansos.” Semua itu karena tidak adanya sentralisasi data, sehingga ketika Dinas menyalurkan bansos tidak mengambil data dari dinas lain.” Terang Irsan.

Menanggapi hal tersebut, DPRD akan memberikam rekomendasi kepada pemerintah daerah guna membuat sentralisasi data untuk bantuan tersebut. Hal ini guna memberikan kemudahan kepada pemerintah daerah untuk menyalurkan Bansos tersebut.

” Kami akan membuat rekomendasi kepada pemerintah daerah agar segera membuat sentralisasi data. Karena banyak di kampung-kampung masyarakat yang belum menerim bantuan khususnya di kampung-kampung” Imbuh Irsan.

Penulis   : AR

Editor     : MA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *