Kurang Perhatian Pemkab Maybrat Terhadap Pembangunan Infrastruktur, Kepala Kampung di Distrik Aifat Timur Gunakan Dana Desa Perbaiki Jalan Raya

MAYBRAT, LUXEXORIENTE.COM – Infrastruktur Jalan Raya di Aifat Timur Kabupaten Maybrat sangat memprihatinkan bagi masyarakat dalam rangka menunjang transportasi angkutan barang dan juga penumpang. Kurangnya Perhatian Pemerintah dalam mendukung aspek kehidupan masyarakat termasuk Infrastruktur Jalan Raya, terpaksa masyarakat harus berusaha mencari solusi lain untuk mengatasi problem yang mereka hadapi.

Keresahan itu datang dari masyarakat di Distrik Aifat Timur, sehingga masyarakat harus mengorbankan dana desa untuk peningkatan jalan raya. Peningkatan Jalan Raya ini berada di atas jalan Provinsi Papua Barat (Jalan Trans Maybrat-Teluk Bintuni).

Izak Faumair, Kepala Kampung Aikrer mengatakan bahwa peningkatan jalan berupa sertu halus dengan batu kapur dari Mata Jalan ke Aifat Timur jauh sampai ke ibu kota Distrik Aifat Timur menggunakan satu alat berat excavator dan satu buah truck

“Jalan ini sertu halus pakai batu kapur dengan jarak 2,5 km dari mata Jalan ke Ainesra, Aifat Timur Jauh ke sini. Orang kerja terus sampai di Aisa sebelah (Kampung Aisa, Ibu Kota Ditrik Aifat Timur)”, Ungap Bapak Izak Faumair melalui telepon seluler yang diterima pada Minggu (20/09)

Ia menjelaskan kami sudah menancapkan Papan Informasi Peningkatan Jalan Raya yang dibangun dengan anggaran Dana Desa (DD)-APBN tahun 2020 sebesar 700.000.000 (Tujuh Ratus Juta). Anggaran tersebut disumbangkan dari setiap kampung di Distrik Aifat Timur yang dibayaran secara bertahap, tahap pertama sudah dibayar semua, tinggal tunggu pembayaran tahap berikutnya lagi.

“Tadi saya dengan Kepala Kampung Aisa (Agustinus Sewa) sudah tancap papan informasi pas digunung Kali Aitafoh. Pos anggaran itu masing-masing dua ratus juta perkampung, kampung saya Aikrer sudah lunas dan juga kampung Aisa. Teman-teman kampung lain belum. Masih tunggu pencairan”, Ujar Izak sapaan akrap Kepala Kampung Aikrer.

Lanjut Izak, sebelum peningkatan jalan, Mobil tidak bisa masuk sampai di Kampung karena jalannya rusak, setelah kami mendatangkan alat berat dan karyawan, jalan dikerjakan bagus dan sekarang mobil sudah bisa masuk sampai ke kampung

“Mobil tidak masuk juga sampai kampung, hanya sampai di atas situ saja (Pertigaan Jalan ke Ainesra, Aifat Timur Jauh), sekitar 2 Kilometer ke sini. Setelah peningkatan ini baru mobil enak masuk, orang bisa ke sini, bisa muat mereka punya barang”, ungkap Izak.

Ia berharap tahun 2021 pemerintah Kabupaten Maybrat maupun Provinsi Papua Barat harus bangun jalan ini karena jalan ini adalah jalan Provinsi (Trans Maybrat-Bintuni). Dari tahun ke tahun tidak ada perhatian dari pemerintah terhadap masyarakat di sini. Kami berharap pemerintah segera bangun jalan ini agar kami juga fokus membangun kampung dan distrik didini seperti di tempat lain.

“Kami berharap tahun 2021 pemerintah harus bangun jalan ini lebih bagus lagi. Bupati sudah lihat dan pemerintah juga sudah masuk lihat sendiri, harus segara bangun. Kami sudah tunggu pemerintah mau bagun, tapi tidak ada. Maka kami harus kerja, kalo tidak kerja trus tunggu pemerintah. Itu sama saja tunggu sampe dunia kiamat, entah orang bangun kah tidak. Sekarang bangunan tidak maju di kita punya distrik, karena jalan tidak bagus. Bupati dengan dia pu jajaran itu harus segera bangun jalan ini”, Ungkapnya.

Penulis : Yosak M
Editir. :MA

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: